| Penyebab Ruam Popok |
|
|
Beberapa penyebab ruam popok adalah:
Bahan-bahan plastik yang terdapat pada dispo bersifat “kasar”. Gesekan antara bahan-bahan tersebut dengan kulit bayi dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi. Kasus ruam popok hampir tidak pernah terdengar sebelum penggunaan popok berbahan plastik pada tahun 1940-an. 2 Penggunaan popok kain dapat memperkecil terjadinya ruam popok / iritasi pada kulit bayi. Popok kain Rumparooz terbuat dari bahan hypoallergenic microchamois sehingga memperkecil reaksi alergi pada kulit bayi. Selain itu, bahan kain pada Rumparooz memiliki pori-pori mikro yang berfungsi memperlancar sirkulasi udara di dalam popok (“breathable”). Sirkulasi udara yang baik memperkecil kemungkinan timbulnya jamur. Bayi baru lahir (newborn) harus mendapatkan penggantian popok setiap jam dan bayi yang lebih dewasa setiap 3-4 jam, tidak bergantung pada jenis popok yang digunakan. 3 Sumber : 1. Boiko, S. 1997. Diapers and diaper rashes. February 1, 1997. Dermatology Nursing. 2. Weiner, F. 1979. The relationship of diapers to diaper rashes in the one-month-old infant. The Journal of Pediatrics, 95: 422-424. 3. Shin, H.T. 2005. Diaper dermatitis that does not quit. Dermatologic Therapy, 18: 124-135. |